September 25, 2018

Akhiri Spekulasi Kotak Kosong, Prabowo Capres dan PKS Tawarkan 9 Kader

KarakterNews.com – JAKARTA – Cerita tentang poros ketiga pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 dinilai sudah selesai sebelum dimulai. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menegaskan pencapresan Prabowo oleh Partai Gerindra mengakhiri spekulasi tentang munculnya poros ketiga.

“Dengan adanya deklarasi dari Partai Gerindra, dipastikan partai yang ada tidak cukup lagi untuk membentuk poros ketiga,” kata Romy panggilan akrab Romahurmuziy, Kamis (12/4/2018).

Selain peluang poros ketiga hilang, kata Romy, deklarasi Capres Gerindra juga mengakhiri spekulasi bahwa Presiden Joko Widodo akan menjadi Capres tunggal dengan melawan kotak kosong.

Romahurmuziy menyambut baik keputusan mantan Danjen Kopassus, untuk maju sebagai penantang Joko Widodo. Hanya saja, diharapkan materi kampanye dalam kontestasi Pilpres 2019 nantinya tidak seperti pada Tahun 2014. Pasalnya, pada Pilpres 2014 yang lalu didominasi dengan kampanye berbau sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). “Kita berharap kontestasi yang menyejukkan dan menghibur. Jadi kita harus menjaga ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pilkada Tebing Tinggi, 1 Paslon versus Kotak Kosong

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menuturkan, tidak khawatir dengan majunya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2019. “Sekali lagi itu sangat positif bagi demokrasi,” sebutnya kepada wartawan.

Ace Hasan mengucapkan selamat kepada Prabowo yang telah menyatakan kesiapannya maju bertarung melawan kandidat Calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi). “Partai Golkar yang sudah mendukung Jokowi sebagai Calon Presiden berharap, ajang Pilpres merupakan ajang adu gagasan dan kebijakan yang ditawarkan kepada rakyat,” paparnya.

Tawarkan Kader Jadi Cawapres
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Setelah Partai Gerindra resmi deklarasikan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019.

Baca Juga:  Sekjen PDI Perjuangan : Tak Ada Capres Lawan Kotak Kosong

“Tentu kami akan follow up setelah ini,” ujar Ketua DPP PKS Almuzzamil Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Kata Almuzzamil Yusuf , pertemuan lanjutan untuk memantapkan koalisi Gerindra- PKS serta menggodok nama-nama calon wakil presiden untuk Prabowo dari sembilan nama yang disiapkan PKS. Hingga kini, sembilan nama itu masih terus dikaji oleh Majelis Syuro PKS untuk ditentukan menjadi satu nama pendamping Prabowo.

Dikemukakan Almuzzamil Yusuf, kesembilan kandidat yang disiapkan PKS juga memiliki banyak pengalaman sehingga layak untuk dipilih menjadi Cawapres. “Sembilan nama PKS itu, orang-orang yang dipilih kader PKS dan orang-orang yang punya pengalaman politik,” ujar Anggota DPR ini. (bns/rpk/(kn-m10)

Related posts