September 26, 2018

848 Santri Terima Beasiswa PBSB, Tahun Ini Kemenag Buka Pendaftaran

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Dewan Pembina Majelis Dzikir Hubbul Wathon KH Ma’ruf Amin dan Ketua Umum Hubbul Wathon KH Mustofa Aqil menabuh bedug, saat membuka Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, belum lama ini.(ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan dana bantuan pendidikan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) kepada 848 santri, saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Penyerahan secara simbolis diberikan kepada masing-masing dua mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UGM, dan UPI Bandung, yang dilakukan bersamaan dengan Halaqah Santri Nusantara di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dihadiri Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Zayadi, Rektor UIN Yogyakarta Yudian Wahyudi, dan ratusan santri penerima PBSB yang sedang belajar di berbagai kampus di Indonesia.

Menag RI mengapresiasi atas keberhasilan para santri mengikuti seleksi dan menjalani kuliah di berbagai perguruan tinggi. “PBSB ini menjadi bagian upaya Kemenag meningkatkan kualitas para santri,” ujarnya.

“Kemenag RI akan terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai barometer ke-Islaman dunia,” kata Lukman Hakim, di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (30/3/2018).

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengemukakan, Kemenag telah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam program ini diantaranya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Selain meraih biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB, nantinya akan mendapat insentif bulanan dan dana pembinaan. Setelah lulus, para santri diwajibkan melakukan pengabdian mengajar di pesantren dan lembaga agama di dalam dan luar negeri.

Disebutkan Zayadi, sejak dibuka pada Tahun 2005 hingga Tahun 2017, para santri yang tercatat mendapatkan program beasiswa ini mencapai 4.276 orang. Sebanyak 160 Santri diantara, sedang berada di luar negeri menyemai keislaman yang damai,” ungkapnya.

Tahun 2018 ini, Kementerian Agama kembali membuka PBSB. Sebagaimana tahun lalu, kuota PBSB tahun 2018 berjumlah 290 orang. Saat ini masih dibuka proses pendaftaran hingga 15 April 2018. Para penerima beasiswa yang lulus seleksi, nantinya akan melanjutkan kuliah di 14 perguruan tinggi. (k24.c/kn-m10)

Related posts