December 17, 2017

10 Pria Remaja Penista Agama Islam, Hanya Diambil Sumpah

Ke-sepuluh pria remaja, saat diambil sumpah di di Pondok Pesantren .
Ke-sepuluh pria remaja, saat diambil sumpah di Pondok Pesantren.

KarakterNews.com – Sebanyak 10 orang Pemuda yang melecehkan agama lewat media sosial (facebook), dengan mengupload foto-foto yang melecehkan suatu agama, diambil sumpahnya di depan para ulama, dengan maksud para pria remaja ini tidak mengulangi perbuatannya.

Sebelumnya diketahui, ke-10 pria remaja ini berasal dari Kecamatan Karang Penang, Sampang, melakukan tindakan penistaan agama, seperti mengupload foto-foto sedang berjejer, layaknya orang salat berjamaah. Namun, begitu melihat foto-foto yang disebar di facebook, para netizen tersinggung.

Masalahnya, dalam foto tersebut tergambar, sewaktu bersujud ada seorang remaja telanjang dada di belakang pantat sang imam, layaknya adegan itu mirip orang sedang berhubungan intim. Hal inilah yang dianggap netizen, bahwa ke-10 pemuda yang ada di dalam foto, telah menistakan agama Islam.

Baca Juga:  Diambil Sumpah, 158 PNS Jajaran Pemko Medan

Selanjutnya, sejumlah Ulama di Madura memburu keberadaan ke-10 pemuda tersebu, dan akhirnya menangkap 10 pria remaja dan langsung diboyong ke Pondok Pesantren untuk diambil sumpah dihadapan para kiai dari pesantren tersebut.

Berdasarkan data dihimpun, dari yang dilansir jpnn.com, dibeberkan bahwa ke-sepuluh pria remaja tersebut, masing-masing, Rusdiyant (17), Sulhan (17), Mahsus (20), Aliyanto (16), Umam (17) sebagai warga Desa Karang Penang Oloh. Kemudian, Fauzan (18) dan Hendri (18) pendudukn Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, dan selanjutnya Halili (19) penduduk Desa Karang Penang Onjur, serta Rizal (18) selaku warga dari Desa Karang Penang.

Acara pengambilan sumpah berlangsung di Pondok Pesantren Miftahun Ulum, Desa Karang Durin, Kecamatan Karang Penang, disaksikan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Karang Penang, Tokoh Masyarakat, Ulama, sejumlah Anggota DPRD, pihak Kepolisian dan TNI.

Baca Juga:  Diambil Sumpah, 158 PNS Jajaran Pemko Medan

Sebelum diambil sumpah, ke-sepuluh pria ini diberikan penjelasan dan tausiyah oleh KH Achmad Fauzan Zaini, dan dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan berbunyi tidak mengulangi perbuatan menistakan agama diatas materai. (jpnn/kn-m08)

Related posts